Kamis, 30 Juni 2011

11 Jenis Sayuran Ini Buat Tulang Lebih Kuat


Kebanyakan orang berpikir bahwa terbaik untuk tulang dan gigi adalah susu. Tapi ternyata tak hanya itu, sayuran pun tak kalah baiknya untuk membuat tulang dan gigi tetap kuat.

Susu memang sumber kalsium yang membangun tulang tumbuh kuat, tapi susu bukan satu-satunya sumber mineral penting tersebut. Sayuran tertentu juga memberikan banyak kalsium dan vitamin K, nutrisi yang sama pentingnya untuk kesehatan tulang.Baik sayuran dan buah-buahan dapat meningkatkan kesehatan tulang dengan menetralisir darah, yang membantu mengurangi ekskresi kalsium dan kehilangan atau kekeroposan tulang.

Untuk membangun dan mempertahankan tulang yang kuat, tubuh membutuhkan jumlah kalsium, vitamin D dan vitamin K yang cukup. Ketiga nutrisi tersebut bekerja sama untuk membangun dan memperbaiki tulang, dengan vitamin D dan K memainkan peran sentral dalam penyerapan kalsium.

Dilansir Livestrong, Senin (26/12/2010), sayuran hijau merupakan sumber utama vitamin K dan juga menyediakan kalsium. Contohnya antara lain:

1. Lobak
2. Brokoli
3. Kubis Brussel
4. Peterseli
5. Bawang,
6. Selada
7. Asparagus
8. Okra
9. Kacang polong
10. Selada air
11. Bok choy

Namun, tidak semua sayuran hijau mengandung kalsium, mineral yang penting untuk tulang. Menurut Harvard School of Public Health, beberapa sayuran juga mengandung asam oksalat, yang menghambat penyerapan kalsium, contohnya bayam dan lobak Swiss.

Ketika darah menjadi terlalu asam, tubuh meminjam kalsium dari tulang untuk menetralkan darah. Jika hal ini terjadi sering dan tubuh Anda tidak cukup mengkonsumsi nutrisi tinggi kalsium, vitamin K dan D, maka tulang akan menjadi rapuh dan lemah.

Untuk itu, selain mengonsumsi susu, perbanyaklah makan sayuran yang mengandung kalsium dan nutrisi penting lain yang baik untuk menjaga tulang tetap kuat. (Detik.com)

10 Makanan Ini Sumber Nutrisi Terbaik Untuk Wanita


Siapa sangka bahwa mengkonsumsi makanan seperti tempe maupun tahu, serta buah mampu memberikan nutrisi penting terutama bagi wanita. Memang seringkali makanan berbahan kedelai ini disepelekan, namun ternyata memiliki banyak khasiat. Nah, selain kedelai ada beberapa makanan lain yang juga memiliki sejumlah nutrisi penting untuk wanita.

Pria dan wanita tidak hanya memiliki perbedaan secara fisik, tapi juga memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda. Pam Peeke, MD, M.Ph dalam bukunya yang berjudul Fight Fat menjelaskan bahwa wanita memiliki nutrisi yang unik untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan memelihara daya fokus yang menurun karena usia.

Seperti yang diulas howstuffworks, ada 10 jenis sumber nutrisi yang baik untuk wanita, agar tubuhnya tetap sehat dan bugar.Kedelai
Tahu, tempe, susu kedelai dan produk olahan kedelai lainnya memiliki protein dan kaya akan kandungan fitonutrien yang baik untuk menjaga kesehatan jantung dan menurunkan kadar kolestrol. Tambahkanlah olahan kedelai dalam asupan harian sebanyak 25 gram per hari.

Whole Grain
Whole grain atau gandum utuh kaya akan serat yang dapat mencegah masalah pencernaan yang biasa dialami wanita. Cobalah untuk memasukan biji – bijian utuh ke dalam menu.. Seperti, roti gandum, barley dan quinoa.

Folat
Terdapat pada asparagus, jeruk, sereal, dan kacang – kacangan. Folat sangat diperlukan untuk wanita hamil, agar perkembangan saraf pada janin terbentuk sempurna. Selain itu, folat juga baik untuk kesehatan jantung. Pastikan mengkonsumsinya sebanyak 400 mcg/ hari.

Cranberry
Kandungan proanthocyanidins pada buah cranberry berfungsi membantu mencegah bakteri menempel pada dinding kemih, sehingga mampu menangkal infeksi pada saluran kemih. Penelitian baru juga menunjukan cranberry dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Air Mineral
Meskipun bukan makanan, air penting untuk semua proses metabolisme tubuh. Dapat membantu masalah pencernaan, penurunan berat badan, dan mempercantik kulit. Minumlah 8 – 10 gelas /hari, agar terhindar dari masalah dehidrasi pada tubuh dan kulit.

Kacang
Kacang memiliki lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda, yang dapat membantu menurunkan kadar kolestrol darah. Juga mencegah penyakit jantung. Selain itu, kacang adalah sumber protein yang baik. Walaupun ukurannya kecil, namun memiliki banyak kalori, kalsium, fosfor, zinc, selenium, folat, vitamin E dan A.

Sayuran Hijau
Sayuran hijau seperti brokoli, kailan, bok choy, dan selada dapat memberikan nutrisi dan serat yang baik. Cobalah untuk makan tiga porsi sayuran setiap hari agar kebutuhan nutrisi pada tubuh dapat terpenuhi.

Vitamin C
Sumber vitamin C terdapat pada jeruk, stroberi, paprika hijau dan merah, sawi, brokoli, bayam, tomat, kentang, kiwi, jambu biji, dan peterseli. Kandungan antioksidan pada vitamin C, dapat mencegah terjadinya penyakit jantung koroner. Masukan 2 – 3 porsi atau lebih buah dan sayuran bervitamin C dalam menu. Kebutuhan vitamin C untuk wanita adalah 75 miligram /hari.

Zat Besi
Wanita yang masih mengalami menstruasi memerlukan zat besi lebih banyak. Sumber zat besi yang tinggi bisa didapat pada daging sapi tanpa lemak, lobak swiss, tahu dan aprikot kering. Wanita memerlukan 12 – 15 miligram zat besi setiap hari, dibanding pria.

Kalsium
Kalsium berperan penting untuk menjaga tulang kuat dan mencegah oestoporosis. Kalsium dalam jumlah banyak bisa didapat dari produk susu rendah lemak, sayuran berdaun hijau (kangkung, brokoli dan collard hijau), produk kedelai dan biji – bijian.

Detik.com

Kafein Dapat Picu Kemandulan Pada Wanita


Banyak rumor yang berkembang dimasysrakat luas tentang efek buruk dari kafein, salah satunya adalah menyebabkan kemandulan pada wanita. Namun selama ini belum ada riset atau penelitian yang secar jelas membahas hal tersebut. Mungkin artikel dibawah ini bisa menjelaskan tentang efek buruk kafein bagi kesuburan wanita. Penelitian Fakultas Kedokteran dari University Nevada membuktikan kafein berbahaya bagi kesehatan wanita. “Bisa menggangu kesuburan wanita,” kata Peneliti Utama Sean Ward kepada MyHealthNewsDay, 26 Mei 2011.

Menurut Ward, konsumsi kafein bisa mengurangi aktivitas otot-otot di saluran telur wanita, terutama dalam membawa ovum menuju indung telur. “Kafein menghambat kontraksi otot sehingga telur tidak bisa dibuahi,”katanya. Artinya, perempuan itu mandul.

Penelitian Ward didapat dari hasil uji coba pada kesuburan tikus yang diyakini serupa dengan manusia. Ini menguatkan temuan sebelumnya yang diterbitkan pada 1993 di American Journal of Epidemiology. Penelitian ini menyebutkan tiga cangkir kopi sehari bisa menurunkan kemungkinan kehamilan sebesar 27 persen.

Namun, penelitian Ward tidak sepenuhnya terfokus pada kafein yang terkandung dalam kopi. “Kafein di sini secara umum,” katanya. Jadi, konsumsi kafein dalam makanan apa pun bisa meningkatkan risiko kemandulan. Kini Ward berencana melakukan penelitian baru tentang seberapa banyak kafein yang bisa membuat wanita mandul.
/tipsehat.net/

Minggu, 19 Juni 2011

Tempuyung



Tempuyung
(Sonchus arvensis L.)

Sinonim :

Familia :
Asteraccae (Compositac)

Uraian :
Tempuyung tumbuh liar di tempat terbuka yang terkena sinar matahari atau sedikit terlindung, seperti di tebing-tebing, tepi saluran air, atau tanah terlantar, kadang ditanam sebagai tumbuhan obat. Tumbuhan yang berasal dari Eurasia ini bisa ditemukan pada daerah yang banyak turun hujan pada ketinggian 50 - 1.650 m dpl. Terna tahunan, tegak, tinggi 0,6 - 2 m, mengandung getah putih, dengan akar tunggang yang kuat. Batang berongga dan berusuk. Daun tunggal, bagian bawah tumbuh berkumpul pada pangkal membentuk roset akar. Helai daun berbentuk lanset atau lonjong, ujung runcing, pangkal bentuk jantung, tepi berbagi menyirip tidak teratur, panjang 6 - 48 cm, lebar 3 - 12 cm, warnanya hijau muda. Daun yang keluar dari tangkai bunga bentuknya lebih kecil dengan pangkal memeluk batang, letak berjauhan, berseling. Perbungaan berbentuk bonggol yang tergabung dalam malai, bertangkai, mahkota bentuk jarum, warnanya kuning cerah, lama kelamaan menjadi merah kecokelatan. Buah kotak, berusuk lima, bentuknya memanjang sekitar 4 mm, pipih, berambut, cokelat kekuningan. Ada keaneka-ragaman tumbuhan ini. Yang berdaun kecil disebut lempung, dan yang berdaun besar dengan tinggi mencapai 2 m disebut rayana. Batang muda dan daun walaupun rasanya pahit bisa dimakan sebagai lalap. Perbanyakan dengan biji.

Nama Lokal :
Jombang, j. lalakina, galibug, lempung, rayana (Sunda).; Tempuyung (Jawa).; Niu she tou (China), laitron des champs (Perancis).; Sow thistle (Inggris).;


Penyakit Yang Dapat Diobati :
Batu saluran kencing, batu empedu, disentri, wasir, rematik goat,; Radang usus buntu (apendisitis), radang payudara (mastitis), bisul; Beser mani (spermatorea), darah tinggi (hipertensi), luka bakar,; Pendengaran kurang (tuli), memar.;

Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIGUNAKAN : Daun atau seluruh tumbuhan. INDIKASI : Tempuyung dapat mengatasi: - batu saluran kencing dan batu empedu, - radang usus buntu (apendisitis), radang payudara (mastitis), - disentri, - wasir, - beser mani (spermatorea), - darah tinggi (hipertensi), - pendengaran berkurang (tuli), - rematik gout, memar, dan - bisul, luka bakar. CARA PEMAKAIAN : Daun atau seluruh tumbuhan sebanyak 15 - 60 g direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, herba segar digiling halus lalu ditempelkan ke tempat yang sakit atau diperas dan airnya untuk kompres bisul, luka bakar, dan wasir. CONTOH PEMAKAIAN : 1. Radang payudara Tumbuhan tempuyung segar sebanyak 15 g direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sekaligus. Lakukan 2 - 3 kali sehari. 2. Bisul Batang dan daun tempuyung segar secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Air perasannya digunakan untuk mengompres bisul. 3. Darah tinggi, kandung kencing dan kandung empedu berbatu Daun tempuyung segar sebanyak 5 lembar dicuci lalu diasapkan sebentar. Makan sebagai lalap bersama makan nasi. Lakukan 3 kali sehari. 4. Kencing batu a. Daun tempuyung kering sebanyak 250 mg direbus dengan 250 cc air bersih sampai tersisa 150 cc. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 3 kali minum. Habiskan dalam sehari. Lakukan setiap hari sampai sembuh. b. Daun tempuyung, daun avokad (Persea americana), daun sawi tanah (Nasturtium montanum), seluruhnya bahan segar sebanyak 5 lembar, dan 2 jari gula enau dicuci bersih lalu direbus dalam 3 gelas air bersih sampai tersisa 3/4-nya. Setelah dingin disaring. Air yang terkumpul diminum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas. c. Daun tempuyung dan daun keji beling (Strobilanthes crispus) segar masing-masing 5 lembar, jagung muda 6 buah, dan 3 jari gula enau dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 3/4-nya. Setelah dingin disaring, lalu diminum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas. 5. Pendengaran berkurang (tuli) Herba tempuyung segar dicuci bersih lalu dibilas dengan air masak. Giling sampai halus, lalu diperas dengan kain bersih. Airnya diteteskan pada telinga yang tuli. Lakukan 3-4 kali sehari. CATATAN : Kapsul Prolipid yang diindikasikan untuk pengobatan kolesterol tinggi dan menjaga kelangsingan tubuh mengandung tumbuhan obat ini.

Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS : Tempuyung rasanya pahit dan dingin. KANDUNGAN KIMIA : Tempuyung mengandung oc-laktuserol, P-laktuserol, manitol, inositol, silika, kalium, flavonoid, dan taraksasterol. EFEK FARMAKOLOGIS DAN HASIL PENELITIAN : 1. Penelitian pengaruh ekstrak air dan ekstrak alkohol daun tempuyung terhadap volume urine tikus in vivo dan pelarutan batu ginjal in vitro, menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: a. daun tempuyung tidak secara jelas mempunyai efek diuretik, namun mempunyai daya melarutkan batu ginjal. b. daya melarutkan batu ginjal oleh ekstrak air lebih baik daripada ekstrak alkohol (Giri Hardiyatmo, Fak. Farmasi UGM, 1988). 2. Praperlakuan flavonoid fraksi etil asetat daun tempuyung mampu menghambat hepatotoksisitas karbon tetrakiorida (CCL 4) yang diberikan pada mencit jantan (Atiek Liestyaningsih, Fak. Farmasi UGM, 1991).
http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=160

Temu Kunci



Temu Kunci
(Boesenbergia pandurata (Roxb.) Schlechter.)

Sinonim :
--

Familia :

Uraian :
Perawakan:herba rendah, merayap di dalam tanah, satu tahun 0,3-0,9 cm. Batang: batang asli di dalam tanah sebagai rimpang, berwarna kuning coklat, aromatik, menebal, 5-30 x 0,5-2 cm, batang di atas tanah berupa batang semu (pelepah daun). Daun: umumnya berdaun sebanyak 2-7 helai, daun bawah berupa pelepah daun berwarna merah tanpa helaian daun: tangkai daun beralur, tidak berambut, panjang 7-16 cm, lidah-lidah berbentuk . segitiga melebar, menyerupai selaput, panjang 1-1,5 cm, pelepah daun sering sama panjang dengan tangkai daun; helai daun tegak, bentuk lanset lebar atau agak jorong, ujung daun runcing, permukaan halus tetapi bagian bawah agak berambut terutama sepanjang pertulangan, warna helai daun hijau muda, lebar 5-11 cm. Bunga: susunan bulir tidak berbatas, di ketiak daun, dilindungi oleh 2 spatha, panjang tangkai 411 cm, umumnya tangkai tersembunyi dalam 2 helai daun terujung. Kelopak: 3 buah lepas, runcing. Mahkota: 3 buah daun mahkota, merah muda atau kuning-putih, tabung 50-52 mm., bagian atas tajuk berbelah-belah, berbentuk lanset dengan lebar 4 mm dan panjang 18 mm. Benang sari: 1 fertil besar, kepala sari bentuk garis membuka secara memanjang. Lainnya berupa bibir-bibiran (staminodia) bulat telur terbalik tumpul, merah muda atau kuning lemon, gundul, 6 pertulangan, 25x7 cm. Putik: bakal buah 3 ruang, banyak biji dalam setiap ruang. Asal-usul: Tropis dataran rendah, Waktu berbunga : Januari- Februari, April-Juni. Daerah distribusi, Habitat dan Budidaya Tumbuh liar pada dataran rendah, di hutan-hutan jati. Tumbuh baik pada iklim panas dan lembab pada tanah yang relatif subur dengan pertukaran udara dan tata air yang baik. Pada tanah yang kurang baik tata airnya (sering tergenang air, atau "becek" pertumbuhan akan terganggu dan rimpang cepat busuk). Dibudidayakan di tanah berkapur bergerombol. Perbanyakan: dengan pemotongan rimpang menjadi beberapa bagian (tiap bagian terdapat paling sedikit 2 mata tunas); penanaman dilakukan pada jarak tanam 3000 cm. Pemanenan dilakukan setelah berumur 1 tahun. Setelah dilakukan pemanenan:, dilakukan sortasi dan dicuci, kemudian dipotong menjadi bagian-bagian yang lebih kecil /tipis dan dikeringkan di tempat teduh dengan aliran udara yang baik. Untuk jumlah kecil disimpan dalam wadah tertutup rapat dan kedap cahaya (sebagai penyerap lembab udara dapat dengan "charcoal"= karbon aktif)''.

Nama Lokal :
NAMA ASING:


Penyakit Yang Dapat Diobati :
Minyak atsiri rimpang temu kunci (Boesenbergia pandurata) berefek pada pertumbuhan Entamoeba coli, Staphyllococus aureus dan Candida albicans ; selain itu dapat berefek pada pelarutan batu ginjal kalsium secara in vitro. Perasan dan Infusa rimpang temu kunci memiliki daya analgetik dan antipiretik. Di samping itu dapat mempunyai efek menggugurkan, resorpsi dan berpengaruh pada berat j anin tikus. Ekstrak rimpang-yang larut dalam etanol dan aseton berefek sebagai antioksidan pada percobaan dengan minyak ikan sehingga mampu menghambat proses ketengikan. Dari penelitian lain diperoleh informasi bahwa ekstrak temu kunci dapat menghambat bakteri isolat penyakit Orf (Ektima kontagiosa). Toksisitas Praktis tidak toksik

Pemanfaatan :
KEGUNAAN DI MASYARAKAT Rimpang: sebagai peluruh dahak/untuk menanggulangi batuk, peluruh kentut, penambah nafsu makan, menyembuhkan sariawan, bumbu masak, pemacu keluarnya air susu ibu (AS1), CARA PEMAKAIAN DI MASYARAKAT Sebagai peluruh kentut: dibuat sediaan "juice" yang terdiri dari 3 jari rimpang; diminum untuk dosis tunggal dibuat "tapal" dari sejumlah rimpang dan ditempelkan pada perut dibuat infusa yang terdiri dari 25 gram serbuk rimpang kering dengan 100 ml air mendidih, didiamkan sampai keadaan hangat; setelah disaring, diminum sebagai dosis tunggal. Sebagai penambah nafsu makan: Dibuat infusa yang terdiri dari 3 buah rimpang dan 110 ml air; atau diseduh, diminum 1 kali sehari 100 ml, diulang selama 14 hari. Sebagai pemacu keluarnya air susu ibu (ASI): 20 gram rimpang temu kunci, dipotong kecil-kecil, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit; kemudian ditambah 1/4 sendok teh garam dapur, setelah dingin disaring dan diminum sekaligus.

Komposisi :
Rimpang 1,2% minyak atsiri (rimpang segar 0,06% - 0,32% minyak atsiri); komponen utama minyak atsiri terdiri dari monoterpen, seskuiterpen, turunan fenilpropana antara lain: geranial, neral, kamfora, zingiberen, d-pinen, kamfen, 1,8-sineol (eukaliptol), d-borneol, geraniol, osimen, dimetoksi-4(2-propenil), miristin, linalil propanoat, asam sinamat, kamfen hidrat, propenil guaikol, dihidrokarveol, linalool; etil-sinamat, etil pmetoksi sinamat, panduratin A. - Asam kavisinat -flavonoid: pinosembrin (2,3-dihidrokrisin), 2',6'dihidroksi-4'-metoksi kalkon, pinostrobin (5hidroksi-7-metoksi flavanon), alpinetin, kardamomin, 2',4'-dihidroksi-6'-metoksi kalkon, boesenbergin A, 5,7-dimetoksiflavon. Pada jenis tumbuhan dengan: rimpang berwarna merah: pinostrobin, boesenbergin A, panduratin rimpang berwarna putih : 0,36% krotepoksid rimpang berwarna hitam: pinostrobin, 5,dimetoksi-flavon, 5-hidroksi-7-metoksi-flavon dan 5-hidroksi-7,4'-dimetoksiflavon, 5,7,3',4'tetrametoksiflavon; kaemferol-3,7,4'-trimetil eter; kuersetin-3,7,3',4-tetrametil eter.
http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=265

Sawi Langit



Sawi Langit
(Vernonia cinerea (L.) Less.)

Sinonim :
= Vernonia albicans, DC. = V. conyzoides, DC, = V. Iaxiflora, Less. = V. leptophylla, DC. = V.parviflora, Reinw. = V.rhomboidea, Edgew.

Familia :
Compositae (Asteraceac)

Uraian :
Terna setahun, tumbuh tegak tinggi 20 - 100 cm. Tumbuh liar di sisi jalan, padang rumput sampai ketinggian 1.300 m di atas permukaan laut. Batang berambut halus dan bercabang banyak. Daun tunggal, duduk berseling, bentuknya bulat telur sungsang sampai bulat memanjang, dengan panjang daun 2 - 7 cm, lebar 0,5 - 2,5 cm. Tapi daun beringgit tidak teratur, kedua permukaan daun berambut halus, bertangkai pendek. Bunga warna ungu, berkelompok sekitar 5 - 20 kuntum. Biji keras bentuk bulat lonjong.

Nama Lokal :
Buyung-buyung, daun muka manis, lidah anjing, Sayur babi; Rumput ekor kuda, r.muka manis, r.tahi bahi (Indonesia); Leuleuncaan, mareme,rante piit, sasawi langit, sembung,; Capeu tuhur (Sunda), Sembung, s.rendetin (Bali),; Maryuna, nyawon, pidak bangkong, sembung, s.kebo (Jawa); Shang han cao (China).;


Penyakit Yang Dapat Diobati :
Demam, panas batuk, Disentri, Hepatitis, Lelah tidak bersemangat; Susah tidur (insomnia);

Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIPAKAI: Seluruh tanaman, segar atau dikeringkan. KEGUNAAN: 1. Demam, panas batuk. 2. Disenteri, hepatitis. 3. Lelah tidak bersemangat (Neurasthenia), susah tidur (Insomnia). PEMAKAIAN: Kering: 10 - 15 gr. Segar: 30 - 60 gr. PEMAKAIAN LUAR: Bisul, gigitan ular, luka terpukul, keseleo. Herba segar dilumatkan, ditempel ketempat yang sakit.

Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Pahit, manis, sejuk, penenang (sedative).
http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=56

Pacar Air



Pacar Air
(Impatiens balsamina Linn.)

Sinonim :
Impatiens cornuta, Linn. Impatiens hortensis, Desf. Impatiens mutila, D.C. I.triflora Blanco Balsamina mutila, DC.

Familia :
Balsaminaceae

Uraian :
Berupa terna berbatang basah, bercabang, dengan daun tunggal, bentuk lanset memanjang pinggir bergerigi warna hijair muda tanpa daun penumpu. Bunga berwarna cerah, ada beberapa macam wama, seperti merah, oranye, ungu, putih, dll., ada yang "engkel" dan ada yang "dobel". Buahnya buah kendaga, bila masak akan membuka menjadi 5 bagian yang terpilin. Biasanya ditanam sebagai tanaman hias dengan tinggi 30 80 cm.

Nama Lokal :
Sumatera: Lahine, paruinai, Jawa: pacar cai, pacar banyu; Kimhong (Jakarta), Nusatenggara: pacar foya, pacar aik; Sulawesi: Tilang-gele duluku, kolendingi unggaagu; Bunga jabelu, giabebe, gofu, laka gofu, bunga taho, ; inai anyer. (Maluku); Feng xian hum (China).;


Penyakit Yang Dapat Diobati :
Peluruh haid, Kanker pencernaan, Bengkak, Reumatik, Bisul; Gigitan ular, Ranadang kulit, Keputihan, Tulang patah/retak; Rasa nyeri, Anti-inflamasi, tertusuk benda asing di kerongkongan;

Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIPAKAI: Akar, daun, bunga dan biji. KEGUNAAN: Biji: Peluruh haid (Emenagog), mempermudah persalinan (Parturifasien), kanker saluran pencernaan bagian atas. Pemakaian 3 - 10 gr, untuk kanker: 15 - 60 gr, direbus. Bunga: Peluruh haid, mengakiri kehamilan (abortivum) dipakai bunga warna putih, pembengkakan akibat terpukul (haematom), rheumatik sendi, bisul (furunculolsis), gigitan ular, radang kulit (dermatitis). Pemakaian: 3 - 6 gr, direbus. Daun: Keputihan (Leucorrhoea), tulang patah/retak (Fracture), mengurangi rasa nyeri (analgetik). Akar: Peluruh haid, anti-inflamasi (antiflogistik = anti radang), rheumatik, tertusuk tulang/benda asing di kerongkongan. PEMAKAIAN LUAR: Bunga: - Pembengkakan, bisul, rheumatik, radang kulit: Lumatkan bunga segar, ternpelkan di tempat yang sakit. Daun: - Frakture, anti-inflamasi: Lumatkhan daun segar, ditempelkan di tempat yang sakit, atau daun direbus, untuk mencuci luka dan daunnya ditempelkan ke tempat yang sakit. CARA PEMAKAIAN: 1. Keputihan (Leucorrhoea): 30 - 60 gr daun segar, rebus. 2. Peluruh haid: a. 4 - 5 bonggol akar, direbus, 3 - 4 kah minum b. (Haematoma dan pcluruh haid): Impatiens balsamina 6 gr Leonurus sibiricus 30 gr Curcuma zedoaria 6 gr Scirpus yagara 6 gr Semua bahan direbus. 3. Tertusuk tulang/benda asing di kerongkongan: Akar dikunyah, telan dengan air hangat. KONTRAINDIKASI: Wanita hamil EFEK SAMPING: Pada pemakaian lama, dapat timbul mulut terasa kering (Xerostomia), mual (Nausea), nafsu makan menurun (anorexia) yang menghilang setelah menurunkan dosis atau penghentian pengobatan selama 2 - 3 hari.

Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN FARMAKOLOGIS: Terasa pahit, hangat, sedikti toxic (beracun). Berkhasiat melancarkan peredaran darah, melunakkan masa/benjolan yang keras. KANDUNGAN KIMIA: Bunga :Anthocyanins, cyanidin, delphinidin, pelargonidin, malvidin, kaempherol, quercetin. Akar :Cyanidin mono-glycoside.
http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=47