Tampilkan postingan dengan label info sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info sehat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Desember 2011

Perbedaan Hepatitis A, B dan C

img  Banyak yang mengira semua Hepatitis adalah penyakit hati yang sama, padahal tiap jenisnya berbeda dan mempunyai daya tular dan daya pengobatan yang berbeda pula. Hepatitis itu ada yang kadarnya ringan seperti Hepatitis A dan yang terberat seperti Hepaitis C. Di Indonesia tiga jenis Hepatitis itu adalah A, B dan C yang disebabkan virus. Apa perbedaan dari 3 hepatitis ini?

Hepatitis merupakan peradangan pada hati yang biasanya disebabkan oleh virus. Hepatitis yang terjadi di Indonesia paling banyak disebabkan oleh virus hepatitis A, B dan C.

Hepatitis A, B dan C sama-sama disebabkan oleh virus, yaitu Hepatitis Virus tipe A (HVA), Hepatitis Virus tipe B (HVB) dan Hepatitis Virus tipe C (HVC). Namun ketiga virus menular dengan media yang berbeda.

Selain Hepatitis A, B dan C, di dunia juga ditemukan Hepatitis D, E, F dan G. Hepatitis D merupakan rekan dari infeksi Hepatitis B dan dapat memperparah infeksi, Hepatitis E hampir menyerupai Hepatitis A yang hanya terjadi di negara-negara berkembang. Sedangkan Hepatitis F baru ada sedikit kasus yang dilaporkan. Untuk virus terbaru Hepatitis G, seringkali terjadi pada infeksi bersamaan dengan Hepatitis B dan atau C.

Berikut perbedaan antara Hepatitis A, B dan C, seperti dilansir Mayoclinic, Rabu (9/11/2011):

Hepatitis A

Penularan virus Hepatitis A atau Hepatitis Virus tipe A (HVA) melalui fecal oral, yaitu virus ditemukan pada tinja. Virus ini juga mudah menular melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi, juga terkadang melalui hubungan seks dengan penderita.

Gejala Hepatitis A biasanya tidak muncul sampai Anda memiliki virus selama beberapa minggu. Hepatitis A sangat terkait dengan pola hidup bersih. Dalam banyak kasus, infeksi Hepatitis A tidak pernah berkembang hingga separah Hepatitis B atau C sehingga tidak akan menyebabkan kanker hati. Meski demikian, Hepatitis A tetap harus diobati dengan baik karena mengurangi produktivitas bagi yang harus dirawat di rumah sakit.

Tanda dan gejala Hepatitis A yaitu:
  1. Kelelahan
  2. Mual dan muntah
  3. Nyeri perut atau rasa tidak nyaman, terutama di daerah hati (pada sisi kanan bawah tulang rusuk)
  4. Kehilangan nafsu makan
  5. Demam
  6. Urine berwarna gelap
  7. Nyeri otot
  8. Menguningnya kulit dan mata (jaundice).

Kasus-kasus ringan Hepatitis A biasanya tidak memerlukan pengobatan dan kebanyakan orang yang terinfeksi sembuh sepenuhnya tanpa kerusakan hati permanen.

Perilaku hidup bersih seperti mencuci tangan pakai sabun sebelum makan dan sesudah dari toilet adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi diri terhadap virus Hepatitis A.

Tidak ada pengobatan yang spesifik untuk Hepatitis A, sebab infeksinya sendiri biasanya akan sembuh dalam 1-2 bulan. Namun untuk mengurangi dampak kerusakan pada hati sekaligus mempercepat proses penyembuhan, beberapa langkah penanganan berikut ini akan diberikan saat dirawat di rumah sakit.

Jumat, 30 September 2011

Tanda-tanda Tubuh Kurang Gizi

Kompas.com - Badan kurus dan muka pucat bukan satu-satunya gejala tubuh kekurangan gizi. Saat tubuh mengalami ketidakseimbangan kalori dan gizi, ia akan mengirimkan sinyal-sinyal, mulai dari kelelahan, sulit berkonsentrasi, hingga gatal-gatal. Apa saja kelainan fungsi dari organ tubuh yang disebabkan oleh kurang gizi?
Kelelahan
Saat tubuh kekurangan zat besi, kita akan menjadi mudah lelah, lesu, sulit berkonsentrasi, tidak nafsu makan, serta munculnya lingkaran hitam di bawah mata. Zat besi dibutuhkan tubuh untuk membuat sel darah merah, komponen yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Seorang wanita disarankan mengasup 14,8 mg zat besi dan 8,7 mg untuk pria.
Sumber terbaik zat besi antara lain daging merah, sayuran berdaun hijau, dan telur. Vitamin C juga membantu penyerapan zat besi, sehingga Anda bisa minum segelas jus jeruk setelah mengasup makanan sumber zat besi.
Gatal-gatal
Rasa gatal pada kulit bisa menjadi tanda tubuh kekurangan mineral seng (zinc). Tanda lainnya adalah luka yang sulit sembuh dan garis putih pada kuku. Zinc membantu membuang karbon dioksida dari tubuh dan kita perlukan untuk penyembuhan luka.
Organisasi kesehatan dunia (WHO) memperkirakan sepertiga populasi global kekurangan zinc. Makanan dalam kemasan yang mengandung zat kimia phytates juga perlu diwaspadai karena menghambat penyerapan saat kita mengonsumsi makanan kaya zinc.
Zinc bisa kita dapatkan dalam kacang-kacangan, biji-bijian, serelia utuh, ikan laut dan daging merah. Tiram juga termasuk dalam makanan yang kaya akan zinc.

Apakah Pemanis Buatan Aman Dikonsumsi?

Beberapa dari Anda mungkin disarankan oleh dokter untuk mengurangi atau menghindari sama sekali konsumsi gula karena ada masalah kesehatan yang Anda hadapi misalnya Diabetes melitus(Kencing Manis) . Atau ada beberapa diantara Anda yang belum mengalami masalah kesehatan tetapi ingin mencegah agar terhindar dari penyakit diabetes melitus. Atau mungkin Anda mengurangi konsumsi gula untuk menurunkan berat badan Anda.
Mengurangi atau menghilangkan rasa manis dari menu sehari-hari mungkin terasa berat bagi Anda karena lidah kita sudah terbisa menikmati rasa manis. Dan rasa manis merupakan rasa yang sangat disukai oleh kebanyakan orang mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.
Untuk menghindari masalah kesehatan akibat konsumsi gula dan agar tetap bisa menikmati rasa manis maka diciptakan pemanis buatan yang rendah kalori atau bahkan tanpa kalori sama sekali. Dipasaran ada banyak produk yang ditawarkan misal Tropicana Slim.
Pertanyaanya adalah : “apakah pemanis buatan aman untuk dikonsumsi?”
Sumber dari Mayo Clinic Women’s HealthSource seperti yang dikutip oleh The Southern Health Magazine, menyatakan bahwa pemanis buatan yang ada dipasaran saat ini aman untuk dikonsumsi.
Walaupun ada banyak pendapat yang menyatakan bahwa beberapa pemanis buatan seperti aspartame dan saccharin menyebabkan munculnya masalah kesehatan seperti peningkatan resiko terkena kanker. Tetapi sampai saat ini pendapat tersebut belum didukung oleh FAKTA, sehingga badan POM-nya Amerika yaitu the Food and Drug Administration (FDA) memberikan ijin untuk produk pemanis buatan. Produk-produk tersebut antara lain mengandung :
· Aspartame (Equal, NutraSweet),
· Sucralose (Splenda),
· Saccharin (Sweet ’n Low),
· Acesulfame potassium (Sweet One),
· Neotame
Walaupun dinyatakan aman untuk dikonsumsi, pemanis buatan Aspartame bisa memberikan dampak yang kurang baik bagi penderita phenylketonuria (PKU). Sehingga harus dihindari oleh penderita phenylketonuria.
Walaupun pemanis buatan dinyatakan aman untuk dikonsumsi bukan berarti memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan.
dr. sugiritama
http://doktergiri.wordpress.com/2010/02/04/apakah-pemanis-buatan-aman-dikonsumsi/

Daftar Kandungan Antioksidan Buah dari yang tertinggi sampai yang Rendah


Masih bingung tentang kandungan Antioksidan dari buah yang Anda Makan. Anda memakan buah mungkin karena ingin mengkonsumsi Antioksidan agar Anda dapat hidup lebih lama.

Diet anda bisa menjadi sumber yang kaya antioksidan bermanfaat, anticarcinogens, dan anti-penuaan bahan termasuk vitamin E, beta-karoten, selenium, glutathione, asam askorbat (vitamin C), dan fenol. [Ames1983] Salah satu contoh yang terkenal adalah resveratrol dalam buah anggur yang menunjukkan pencegahan kanker antioksidan, anti-inflamasi, dan sifat antimutagen ini. [Jang1997]

Kekuatan Relatif Antioksidan Beberapa Buah
Daftar Kandungan Antioksidan Buah dari yang tertinggi sampai yang Rendah.

Senin, 11 Juli 2011

Sehat ala Nabi

Oleh: al-Ustadz Idral Harits
Kesehatan adalah salah satu nikmat Allah Ta’ala yang paling utama bagi seorang hamba. Bahkan sebagian menyebutkan bahwa kesehatan adalah kenikmatan yang paling utama secara mutlak. Oleh sebab itu, sangat pantas bagi mereka yang diberi taufik berupa kesehatan berusaha menjaganya dengan sebaik-baiknya.
Rasulullah bersabda:
“Dua kenikmatan yang dilalaikan oleh kebanyakan manusia; (yaitu) kesehatan dan waktu luang.”



Bahkan dalam hadits lain –dha’if (lemah) tetapi ada penguatnya-, Rasulullah bersabda:
“Siapa yang pagi harinya dalam keadaan aman di tengah kaumnya, sehat jasmaninya, dan memiliki bekal makanan pokok untuk hari itu, seolah-olah dunia telah diberikan semua kepadanya.”
Siapa yang memerhatikan bimbingan Nabi tentu melihat bahwa bimbingan beliau adalah petunjuk paling utama yang sangat mungkin digunakan untuk memelihara kesehatan. Dan upaya memelihara kesehatan ini lebih sering tergantung pada pengaturan pola makan dan minum yang tepat. Demikian pula pakaian, tempat tinggal, tidur, gerak, diam, hubungan suami-istri, dan sebagainya.
Banyak alasan yang mendorong kita untuk memerhatikan petunjuk beliau menghadapi sehat dan sakit. Sederhananya, sebagai seorang muslim kita tentu beriman kepada sabda Nabi :
“Allah tidak menurunkan satu penyakit, tetapi juga menurunkan obatnya.”
Juga dalam Shahih Muslim, dari Jabir bin ‘Abdillah, dia berkata,”Rasulullah bersabda:
“Setiap penyakit, ada obatnya. Apabila engkau tepat mendapatkan obat suatu penyakit, niscaya dia akan sembuh dengan izin Allah.”
Penyakit yang dimaksud di dalam hadits-hadits di atas adalah semua penyakit, baik lahir maupun batin. Penyakit lahir adalah gangguan yang mengenai fisik kita, baik itu yang mengenai organ dalam tubuh kita maupun yang terlihat oleh kita. Adapun penyakit batin, adalah penyakit-penyakit yang menimpa hati dan jiwa.
http://majalahmuslimsehat.com/majalah/cermin-sehat-ala-nabi.html